Cara Menyimpan Benih

Cara Menyimpan Benih

Asumsikan bahwa kita punya beberapa tanaman (pohon) cabe atau tomat, ketika sekali panen akan menghasilkan banyak buah. Belum tentu kita bisa mengkonsumsi semuanya, terlebih jika tanaman tersebut adalah kategori tanaman hias, maka akan sayang jika di konsumsi, so langkah terbaik adalah di simpan benihnya.

Penyimpanan benih bisa bermacam-macam. Yang jelas, metode penyimpanan ini akan sangat berpengaruh kepada lama simpan dari benih, dan kualitas benih.

Berikut, saya tuliskan kembali, salah satu metode yang kami baca dari web “agrotima.com“, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Cara menyimpan benih yang baik :

  • Bersihkan benih dari kotoran, benih cacat, busuk, serta hewan yang mungkin masih terbawa (untuk benih non kemasan).
  • Pastikan bahwa benih sudah kering, sehingga apabila diperlukan, dapat dilakukan penjemuran dahulu sebelum disimpan. Benih yang belum kering benar, akan berpotensi busuk dan terserang jamur sehingga cepat rusak.
  • Benih yang rawan serangan jamur, dapat direndam dengan larutan fungisida sesuai standar pemakaian, kemudian dijemur lagi sampai kering.
  • Simpan dalam wadah yang tertutup rapat, sehingga respirasi benih dapat dikurangi dan benih lebih awet.
  • Sedapat mungkin simpan pada ruangan yang dingin. Jangan simpan di ruangan yang terlalu panas, karena akan menyebabkan benih cepat rusak dan embrio benih mati.
  • Berilah tanda/label benih, seperti asal usul benih, kapan benih diunduh, kapan mulai disimpan dan informasi lainnya yang diperlukan, sehingga riwayat benih terdeteksi/tidak hilang.
  • Lakukan test berkala (periode bulanan) untuk memastikan kondisi benih.
  • Usahakan tidak menyimpan benih terlalu lama. Ada benih yang mampu bertahan bertahun-tahun, tetapi ada pula yang hanya bertahan bulanan bahkan minggu. Untuk benih rekalsitran, ketahanan hanya dalam hitungan hari, sehingga tidak bisa disimpan.
  • Hal yang lebih penting lagi, buatlah tempat penyimpanan yang aman dan bersih. Benih-benih tertentu sangat disukai tikus, sehingga jika sampai tikus masuk, maka benih akan banyak mengalami kerusakan, baik karena dimakan.

Semoga tips diatas dapat memberikan solusi bagi teman2 yang ingin menyimpan hasil panennya sebagai bibit untuk dipergunakan dikemudian hari.

3 Comments

  1. dgn adax ini,yg pastix ada ilmu utk simpan bibit.trims yah.

  2. dgn adax ini,yg pastix ada ilmu utk simpan bibit.trims yah.

  3. dgn adax ini,yg pastix ada ilmu utk simpan bibit.trims yah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose a Rating

Keywords :
Show Buttons
Hide Buttons